Nama : M Aldi Fadilah
Kelas : 3IA21
NPM : 55413824
Mata Kuliah : Desain Pemodelan Grafis
Nama Dosen : Syefani Rahma Desk
1.Arti kata Desain, Model/Pemodelan, Grafis/Grafik sesuai dengan
Bahasa Indonesia dan bahasa inggris
Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan
berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata
"desain" bisa digunakan, baik sebagai kata benda maupun kata kerja.
Sebagai kata kerja, "desain" memiliki arti "proses untuk membuat
dan menciptakan obyek baru". Sebagai kata benda, "desain"
digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu
berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.
Model/Pemodelan adalah rencana, representasi, atau deskripsi yang
menjelaskan suatu objek, sistem, atau konsep, yang seringkali berupa
penyederhanaan atau idealisasi. Bentuknya dapat berupa model fisik (maket,
bentuk prototipe), model citra (gambar rancangan, citra komputer), atau rumusan
matematis.
Grafik/Grafis (dari bahasa Inggris "Graphic") adalah
presentasi visual pada sebuah permukaan seperti dinding, kanvas, layar
komputer, kertas, atau batu bertujuan untuk memberi tanda, informasi,
ilustrasi, atau untuk hiburan.Contohnya adalah: foto, gambar, Line Art,
grafik, diagram, tipografi, angka, simbol, desain geometris, peta, gambar
teknik, dan lain-lain. Seringkali dalam bentuk kombinasi teks, ilustrasi, dan
warna.Dalam Bahasa Indonesia, kata "Grafis" sering dikaitkan dengan
Seni Grafis (Printmaking) dan Desain Grafis atau Desain Komunikasi
Visual.
2. Arti Kata Desain Grafis
Desain grafis adalah seni dalam berkomunikasi menggunakan tulisan,
ruang, dan gambar. Bidang ini merupakan bagian dari komunikasi visual. Ilmu
desain grafis mencakup seni visual, tipografi, tata letak, dan desain
interaksi.
Secara keseluruhan Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual
yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif
mungkin.
Desain
grafis memiliki unsur yaitu bentuk, tekstur, garis, ruang, warna yang membentuk
prinsip-prinsip desain visual. Dimana prinsip-prinsip tersebut meliputi
keseimbangan, tekanan, proporsi, dan kesatuan yang membentuk aspek-aspek
structural komposisi yang lebih luas.
3. A. Prinsip dan Unsur desain Grafis dalam Kesenian
Prinsip
·
Ruang Kosong (White Space) Dimaksudkan agar karya tidak terlalu padat
dalam penemoatannya pada sebuah bidang dan menjadikan objeck dominan.
· Kejelasan (Clarity) Kejelasan mempengaruhi penafsiran dari
penikmat karya seni, walalupun karya seni itu terlihat Abstrak sehingga karya
seni itu dapat mudah dimengerti dan tidak menimbulkan ambigu.
· Kesederhanaan (Simplicity) dapat diartikan tidak berlebihan dan mendorong
penikmat seni untuk menatap lama dan tidak jenuh.
· Emphasis (Point of Interest) Bertujuan untuk menonjolkan
salah satu unsur sebagai pusat perhatian sehingga mempunyai nilai Artistic
Unsur
·
Garis (Line)
Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara satu titik
poin dengan titik poin yang lain sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung
(curve) atau lurus (straight). Garis adalah unsur dasar untuk membangun bentuk
atau konstruksi desain.
·
Bentuk (Shape)
Bentuk adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar. Bentuk
dasar yang dikenal orang adalah kotak (rectangle), lingkaran (circle), dan
segitiga (triangle).
·
Tekstur (Texture)
Tekstur adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat
dinilai dengan cara dilihat atau diraba. Yang pada prakteknya, tekstur sering
dikategorikan sebagai corak dari suatu permukaan benda, misalnya permukaan
karpet, baju, kulit kayu, cat dinding, cat canvas, dan lain sebagainya.
·
Ruang (Space)
Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya, pada
praktek desain dapat dijadikan unsur untuk memberi efek estetika desain dan
dinamika desain grafis. Dalam bentuk fisiknya pengidentifikasian ruang
digolongkan menjadi dua unsur, yaitu obyek (figure) dan latar belakang
(background).
·
Ukuran (Size)
Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar kecilnya
suatu obyek. Dengan menggunakan unsur ini Anda dapat menciptakan kontras dan
penekanan (emphasis) pada obyek desain anda sehingga orang akan tahu mana yang
akan dilihat atau dibaca terlebih dahulu.
·
Warna (Color)
Warna merupakan unsur penting dalam obyek desain.
Karena dengan warna orang bisa menampilkan identitas, menyampaikan pesan atau
membedakan sifat dari bentuk-bentuk bentuk visual secara jelas
B. Prinsip dan Unsur desain Grafis dalam Arsitektur
Prinsip
·
Ruang Kosong (White Space)
Dimaksudkan agar karya tidak terlalu padat dalam penemoatannya pada
sebuah bidang dan menjadikan objeck dominan.
·
Kejelasan (Clarity)
Kejelasan mempengaruhi penafsiran dari orang yang melihat desain
arsitektur tersebut. agar tidak membuat orang yang melihatnya merasa bingung
atau merasa tidak mengerti dengan desain tersebut.
·
Kesederhanaan (Simplicity)
dapat diartikan tidak berlebihan agar orang yang melihat merasa tidak
aneh dengan desain arsitektur tersebut.
·
Emphasis (Point of Interest)
Bertujuan untuk menonjolkan salah satu unsur sebagai pusat
perhatian sehingga mempunyai nilai Artistic
Unsur
·
Garis (Line)
Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara satu
titik poin dengan titik poin yang lain sehingga bisa berbentuk gambar garis
lengkung (curve) atau lurus (straight). Garis adalah unsur dasar untuk
membangun bentuk atau konstruksi desain. di Dalam Arsitektur Garis memiliki
banyak peran untuk menyatakan sebuah gambar.
·
Bentuk (Shape)
Bentuk adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar. Bentuk
dasar yang dikenal orang adalah kotak (rectangle), lingkaran (circle), dan
segitiga (triangle).
·
Tekstur (Texture)
Tekstur adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat
dinilai dengan cara dilihat atau diraba. Yang pada prakteknya, tekstur sering
dikategorikan sebagai corak dari suatu permukaan benda, misalnya permukaan
karpet, baju, kulit kayu, cat dinding, cat canvas, dan lain sebagainya.
·
Ruang (Space)
Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya, pada
praktek desain dapat dijadikan unsur untuk memberi efek estetika desain dan
dinamika desain grafis. Dalam bentuk fisiknya pengidentifikasian ruang
digolongkan menjadi dua unsur, yaitu obyek (figure) dan latar belakang
(background).
·
Ukuran (Size)
Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar kecilnya
suatu obyek. Dengan menggunakan unsur ini Anda dapat menciptakan kontras dan
penekanan (emphasis) pada obyek desain anda sehingga orang akan tahu mana yang
akan dilihat atau dibaca terlebih dahulu.
·
Warna (Color)
Warna merupakan unsur penting dalam obyek desain. Karena dengan warna
orang bisa menampilkan identitas, menyampaikan pesan atau membedakan sifat dari
bentuk-bentuk bentuk visual secara jelas
4.1.Pemahaman Desain Grafis dan Karikatur
Karikatur berasal dari bahasa italia caricare. Kata ini berhubungan dengan kata carattere yang berarti karakter dan cara yang diartikan sebagai roman muka (Supradaka, 1993) mengartikan karikatur sebagai humor yang menekankan ejekan atau sindiran tentang masalah sosial politik yang sedang hangat dibicarakan. Bentuk visual dari karikatur biasanya dilakukan dengan distorsi-distorsi pada bagian tertentu sehingga kesannya menjadi lucu atau aneh. Distorsi ini digunakan sebagai penekanan tentang tema yang diangkat sebagai karikatur.
Karikatur berasal dari bahasa italia caricare. Kata ini berhubungan dengan kata carattere yang berarti karakter dan cara yang diartikan sebagai roman muka (Supradaka, 1993) mengartikan karikatur sebagai humor yang menekankan ejekan atau sindiran tentang masalah sosial politik yang sedang hangat dibicarakan. Bentuk visual dari karikatur biasanya dilakukan dengan distorsi-distorsi pada bagian tertentu sehingga kesannya menjadi lucu atau aneh. Distorsi ini digunakan sebagai penekanan tentang tema yang diangkat sebagai karikatur.
2. Arti kata Desain dalam bidang kesenian
Seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif.
Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual,
termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar,
dan tata letak.
3. Arti kata Desain grafis
dalam bidang arsitektur
Desain dalam bidang Arsitektur merupakan sebuah implementasi dari imajinasi yang akan dibuat
rancangannya, Desain dalam Arsitektur memerlukan imajinasi tinggi karena semaik unik sebuah desain
tersebut semakin mahal harga desainnya.
Desain dalam bidang Arsitektur merupakan sebuah implementasi dari imajinasi yang akan dibuat
rancangannya, Desain dalam Arsitektur memerlukan imajinasi tinggi karena semaik unik sebuah desain
tersebut semakin mahal harga desainnya.
4. Arti kata Desain dalam
bidang sistem informasi
Dapat berupa tahap setelah analis dari siklus pengembangan sistem
informasi/teknologi, menggambarkan
bagaimana system terbentuk yang dapat berua penggambaran, perencanaan, dan pembuatan sketsa.
bagaimana system terbentuk yang dapat berua penggambaran, perencanaan, dan pembuatan sketsa.
5. Contoh
pemodelan grafis pada Kesenian, Sistem Informasi, dan Arsitektur.
Brosur
adalah satu dari sekian banyak contoh dari penerapan design pemodelan grafis,
pada brosur tersebut diatas terdiri dari kombinasi warna dan gambar yang
dibuat semenarik mungkin agar menarik perhatian orang-orang. Pada brosur diatas
juga dibuat dengan mementingkan tujuan dari pembuatan acara yang akan diadakan.
SUMBER :
http://id.wikipedia.org/wiki/Desain
http://id.wikipedia.org/wiki/Model
http://id.wikipedia.org/wiki/Grafika
http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis
http://siskaseptia.blogspot.com/2014/11/desain-pemodelan-grafisgrafik_7.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Desain
http://id.wikipedia.org/wiki/Model
http://id.wikipedia.org/wiki/Grafika
http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis
http://siskaseptia.blogspot.com/2014/11/desain-pemodelan-grafisgrafik_7.html
http://nurchairudin11.blogspot.co.id/2014/11/pengertian-desain-dan-pemodelan-grafik.html
http://ebenezer21.blogspot.co.id/2015/11/pengertian-desain-dan-pemodelan-grafik.html?m=1