Rabu, 12 September 2012



·         Buka program Cisco Packet Tracer
·         Masukan komponen-komponen seperti PC,PC Wireless,Switch,Wireless Router,dll
·         Hubungkan kesemua PC ke switch dengan menggunakan kabel Straight
·         Setelah semua PC terhubung ke Swicth,hubungkan pula Switch ke Wireless Router dengan  menggunkan  kabel Cross
·         Selanjutnya Cek Settingan IP yang erdapat pada Router Wireless :
1.      Klik Router Wireless
2.      Pilih Config
3.      Pilih LAN pada Sub Menu
·         Jika sudah terlihat IP pada Router Wireless (192.168.10.1) dan ingat Host Idnya
·         Setelah itu masukan alamat IP pada masing-masing PC dengan Host ID yang sama
Contoh : (192.168.10.2) dan  seterusnya dengan alamat IP yang berbeda (192.168.10.4)

Masalah - masalah yang sering muncul atau terjadi :
·         tidak dapat mengirim folder
·         sambungan kabel tidak bisa connect
Masalah itu dapat diatasi dengan cara :
·         tidak dapat mengirim folder biasanya karena kita kurang teliti dalam pengaturan IP address dan default gatewaynya, maka dari itu periksalah kembali.
·         sambungan kabel tidak bisa connect biasanya karena salah pemilihan kabel yang yang di gunakan, pemilihan fast ethernet, dan pemilihan connector yang tidak sesuai

Simulasi Jaringan Static ke DHCP

Selasa, 04 September 2012

SIMULASI JARINGAN




  • Buka cisco packet tracer
  • Masukan end device=>pilih generic pc(klik)=>klik layar simulasi(sebagai contoh 3pc)
  • Masukkan switch=>pilih generic switch pc(klik)=>klik pada layar simulasi
  • Pilih connection=>copper straight-trought=>klik di switch=>pilih fast Ethernet lalu sambungkan ke pc=>pilih fast Ethernet(bila berwarna hijau berarti tersambung).
  • Klik pada pc=>klik desktop=>IP configuration =>masukkan IP addres ygb selalu berbeda ujungnya di setiap PC.masukkan default gateway yang akhirnya selalu sama di setiap pc dalam satu jaringan=>close. 
  • Coba kirim folder dalam satu jaringan.Ada dua cara untuk mengirim filder yaitu :
1.mencoba mengirim folder degan icon add sample PDU(p) :
  Klik icon add sample PDU(p) pada layar sebelah kanan,klik pada PC 1 ke PC 2.coba semua PC untuk mengirim folder.jika dalam mengirim folderberhasil maka terdapat tulisan “successful” dibawa real time area
2. mencoba mengirim folder dengan ping :  
 Klik PC 1=>pilih desktop=>pilih command prompt=>ketik ping(spasi)IP address tujuan.coba pada setiap PC.jika berhasil aka nada tulisan “replay from”

Simulasi Jaringan

VIRTUAL BOX




  • buka program virtual box
  • tulis nama dan pilih tipe OS yang diinginkan
  • tentukan kapasitas memory
  • klik new harddisk lalu pilih”dynamically expending storage”
  • tentukan kapasitas harddisk
  • setelah konfigurasi selesai,tunggu program me-load file
  • proses install dimulai,tekan enter setelah itu tekan F8
  • untuk membuat partisi tekan “C” lalu tentukan partisi harddisk sesuai yang diinginkan
  • pilih partisi yang diisifile lalu pilih “format the partition using NTFS file system(quick)” dan enter
  • peng-copyan file sedang berjalan,tunggu hingga selesai-tulis nama administrator isi product key,tunggu proses install setelah selesai installing tekan tombol ALT-CTRL+Del=>close windows task manager=>masukkan password=>klik ok=>close windows setup=>ok=>tekan CTRL pada windows server post setup security update=>close=>pilih save the machine state=>ok

Menginstal Windows Server Dengan Virtual Box

ALAT-ALAT:
-obeng plus
-obeng minus
-kuas
LANGKAH-LANGKAH :
  • pasang power supplu pada casing
  • tancapkan RAM ke slot RAM pada motherboard
  • setelah dipasang lalu masukkan motherboard ke dalam cabang
  • lalu pasang CD-ROOM dan harddisk di tempatnya.setelah itu pasangkan kebel data dan kabel powernya
  • pasang kabel power untuk cooling fan(fan processor)
  • tancapkan kabel AUDIO-USB-SPEAKER dan kabel PERIPERAL(power-reset-add led-power +-) pada panel control
  • pasangkan bagian chasing dan kencangkan dengan obeng
  • Pasangkan kabel mouse,keyboard,monitor dan power pada CPU
  • nyalakan CPU dengan menekan tombol power pada CPU
  • lalu ketika dinyalakan computer akan membooting untuk pengecekan peripheral
  • jika tidak ada kendala computer akan berjalan normal dan muncul tampilan desktop pada monitor
KENDALA :
  • jika RAM tidak terpasang dengan benar maka computer tidak bias membooting.
  • jika kabel data pada harddisk tidak terpasang dengan benar maka akan ada tulisan “disk boot failure”

Praktek Merakit Komputer